Aku baru aja kena experience yang literally bikin aku mikir, “Gila, zaman apa ini, sih?” 🤣
Aku baru saja dihubungi lewat WhatsApp. Pengirimnya mengaku sebagai petugas pajak. Udah tahu dari nada bicaranya, atau lebih tepatnya, dari vibe keseluruhannya bahwa orang ini bukan petugas pajak asli.
Tapi gini, demi hiburan dan buat bahan cerita, aku putuskan untuk main aja. Aku mau lihat, seberapa jauh sih akting “petugas penipu” ini. Wish me luck, haha! 💀
Cara Kerjanya Sang Penipu Profesional
Lanjutannya lumayan epic. Mereka nggak langsung minta duit, malah minta hal-hal yang bikin kita merasa terjebak dan sok-sokan panik.
Pertama, syaratnya ribet banget. Aku diminta bawa KTP, NPWP, dan yang paling aneh,barcode antrian. Kedengerannya kayak urusan kampus, bukan urusan pajak.
Terus, dia minta aku share screen WhatsApp. Oh dear. Ini sudah bendera merah pertama.
Selanjutnya, trik paling gila: Dia menyuruhku untuk update Play Store, tapi caranya outlandish. Dia mengarahkan aku untuk menonaktifkan Play Store.
Aku langsung kepo, mikirnya: “Kenapa harus matiin Play Store?” Padahal, aku tahu risikonya banget. Google Play Protect bakal mati, dan itu pintu masuk emas buat dia.
Kenali Trik Berbahaya Ini!
Intinya, tujuan utama dari scam semacam ini adalah mengakses sistem keamananmu.
Karena Play Protect mati, langkah berikutnya pasti adalah dia meminta aku mengunduh APK dari sumber yang nggak jelas.
Dan itulah alarm paling penting yang harus kamu dengarkan: Kalau ada orang, apalagi mengaku petugas resmi, yang memaksa kamu mematikan fitur keamanan di gadgetmu, atau meminta kamu mengunduh file APK di luar toko aplikasi resmi, TUTUP CHAT ITU SEGERA!
Jangan pernah, please banget, share screen atau beri akses teknismu ke orang asing yang menghubungimu via media sosial atau WhatsApp, terutama kalau mereka menyangkut urusan uang atau data pribadi.
Intinya, kalau terlalu gampang, terlalu mendadak, dan terlalu banyak technical jargon yang bikin kepala pusing, tinggalkan saja percakapan itu.






Leave a Reply